Allah
turunkan ujian kerana Allah sayang, bukan? Ujian yang bertimpa-timpa itu
maksudnya sayang Allah juga melimpah-limpah. Allah tak puas mendengar tangisan
kita berdoa di malam hari memohon pada Allah dengan penuh pengharapan. Allah
mahu kita menggantung sepenuh-sepenuhnya harapan dan keyakinan kita pada Allah.
Allah suka bila kita cakap pada diri sendiri ‘Jangan takut, Allah selalu ada.
Jangan bersedih, Allah selalu menemani’.
Kalaupun Allah menguji kita hingga ke hembusan nafas yang terakhir, itu bukan bermakna Allah benci pada kita. Allah sebenarnya tidak mahu melepaskan kita. Allah sebenarnya sedang memeluk kita erat-erat dengan rahmat-Nya yang tidak putus-putus. Supaya sehingga ke akhir hayat kita pun kalimah suci Allah tidak lekang dari bibir kita. Supaya sehingga malaikat Izrail datang menjemput pun kita masih lagi berteleku dan tidak pernah berhenti berdoa meminta pada Allah dengan penuh rasa kepercayaan dan kehambaan.
Kalaupun Allah menguji kita hingga ke hembusan nafas yang terakhir, itu bukan bermakna Allah benci pada kita. Allah sebenarnya tidak mahu melepaskan kita. Allah sebenarnya sedang memeluk kita erat-erat dengan rahmat-Nya yang tidak putus-putus. Supaya sehingga ke akhir hayat kita pun kalimah suci Allah tidak lekang dari bibir kita. Supaya sehingga malaikat Izrail datang menjemput pun kita masih lagi berteleku dan tidak pernah berhenti berdoa meminta pada Allah dengan penuh rasa kepercayaan dan kehambaan.
Kita
selalu bersangka baik pada orang yang kita sayang, kenapa tidak bersangka baik
pada Allah sedangkan Allah bersangka baik pada kita? Buktinya? Allah tak suruh
malaikat tulis niat jahat kita dalam buku amalan kita tapi Allah suruh malaikat
tulis niat baik kita dalam buku amalan walaupun kita tak buat.

1 comment:
We should think the best of Allah. We must think that whatever Allah does for us, He does for the best - no matter what happens to us or no matter what mistakes we make, Allah's mercy and power is always that great. InshaAllah.
Post a Comment