Di
malam penuh bintang di atas sejadah yang ku bentang,
Sedu
sedan sendiri mengadu pada Yang Maha Kuasa,
Betapa
naïf diriku ini hidup tanpa ingat pada-Mu,
Urat
nadi pun tahu aku hampa.
Di
malam penuh bintang di bawah sinar bulan purnama,
Ku
pasrahkan semua keluh dan kesah yang aku rasa,
Sesak
dadaku menangis pilu saat ku urai dosa-dosaku,
Di
hadapan-Mu ku tiada ertinya.
Doa
qalbu tak bisa aku bendung,
Deras
bak hujan di gurun Sahara,
Hatiku
yang gersang,
Terasa
oh tenteram.
Hanya
Engkau yang tahu siapa aku,
Tetapkanlah
seperti malam ini,
Sucikan
diriku,
Selama-lamanya.
Terima
kasih kepada seorang kawan baik yang comel yang memperkenalkan aku dengan lagu
ini dulu. Semoga kita sama-sama istiqomah. Insya-Allah boleh, kan? ;)

No comments:
Post a Comment