Wednesday, 23 May 2012

Tetaplah begini.


Di malam penuh bintang di atas sejadah yang ku bentang,
Sedu sedan sendiri mengadu pada Yang Maha Kuasa,
Betapa naïf diriku ini hidup tanpa ingat pada-Mu,
Urat nadi pun tahu aku hampa.

Di malam penuh bintang di bawah sinar bulan purnama,
Ku pasrahkan semua keluh dan kesah yang aku rasa,
Sesak dadaku menangis pilu saat ku urai dosa-dosaku,
Di hadapan-Mu ku tiada ertinya.

Doa qalbu tak bisa aku bendung,
Deras bak hujan di gurun Sahara,
Hatiku yang gersang,
Terasa oh tenteram.

Hanya Engkau yang tahu siapa aku,
Tetapkanlah seperti malam ini,
Sucikan diriku,
Selama-lamanya.
Terima kasih kepada seorang kawan baik yang comel yang memperkenalkan aku dengan lagu ini dulu. Semoga kita sama-sama istiqomah. Insya-Allah boleh, kan? ;)

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...